>

Rumah / Berita / Berita Industri / Bagaimana cara menggunakan interlining, lapisan, menghadap dan interfacing?

Berita Industri

Bagaimana cara menggunakan interlining, lapisan, menghadap dan interfacing?

Saat membuat pakaian atau tas, keempat konsep ini mungkin terdengar agak membingungkan, namun sebenarnya seperti bagian-bagian berbeda dari tulangan baja dan dekorasi yang digunakan saat membangun rumah. Untuk menggunakannya secara efektif, kuncinya adalah memahami di mana masing-masing “berdiri” dalam keseluruhan struktur.


Berikut panduan penggunaannya:

1. Antarmuka: Digunakan jika dukungan diperlukan

Interfacing ibarat “kerangka” kain, khusus digunakan untuk menangani area yang cenderung melorot atau kehilangan bentuknya.
Cara pakai : Biasanya ditempelkan pada bagian belakang kain utama. Jenis yang paling umum digunakan saat ini adalah "fusible interfacing", di mana Anda cukup menempelkan sisi perekat pada kain dan menekannya dengan setrika, dan perekat tersebut akan menyatu dengan kain.
Tempat penggunaan: Kerah kemeja, manset, lubang kancing, atau bagian bawah tas. Gunakan kapan pun Anda ingin kain menjadi kaku, terstruktur, dan mencegahnya mudah meregang atau berubah bentuk.


2. Menghadapi: Digunakan untuk finishing tepian

Facing adalah potongan sempit dari kain utama (atau kain serupa) yang digunakan untuk menyelesaikan bagian tepi bukaan pakaian.
Cara Pemakaian: Jahit bagian pinggir bukaan pakaian (seperti garis leher) sisi kanan menjadi satu, lalu putar ke arah dalam. Hal ini membuat pinggirannya terlihat bersih dan rapi dari luar, tanpa ada pinggiran kasar yang terlihat.
Tempat penggunaan: Paling sering ditemukan pada garis leher kemeja tanpa kerah, lubang lengan atasan tanpa lengan, atau bagian dalam ikat pinggang rok. Itu membuat ujung-ujungnya terlihat berkualitas tinggi dan memberikan beberapa dukungan.


3. Lapisan: Digunakan untuk menutupi ketidaksempurnaan dan memberikan kehalusan

Lining adalah lapisan paling dalam pada suatu pakaian, biasanya terbuat dari bahan satin halus atau kain katun ringan.
Cara penggunaan: Ini pada dasarnya adalah pakaian "pelapis" yang dibuat sesuai bentuk umum pakaian utama, kemudian dijahit hingga lapisan paling dalam. Ini mencakup semua tanda jahitan, tepi mentah, dan antarmuka yang disebutkan sebelumnya.
Tempat penggunaan: Di dalam jas, mantel, atau rok. Hal ini memungkinkan Anda untuk dengan mudah masuk ke dalam pakaian dan mencegah kain luar yang kasar bergesekan dengan kulit Anda.


4. Interlining : Digunakan di area yang membutuhkan "bahan tambahan".

Interlining adalah "lapisan tengah" yang tersembunyi di antara kain utama dan lapisannya.
Cara pakainya: dijepit ditengahnya. Pertama-tama Anda melapisi interlining dan kain utama menjadi satu dan menjahitnya menjadi satu lapisan, lalu menutupinya dengan lapisan tersebut. Itu tidak menempel pada tubuh atau terlihat dari luar.
Di mana menggunakannya: Jika Anda ingin membuat mantel musim dingin lebih hangat, Anda bisa menambahkan lapisan wol atau kapas di antaranya; jika menurut Anda kain luarnya terlalu tipis dan kurang bahan, Anda juga dapat menambahkan lapisan interlining untuk menambah ketebalan dan tirai.