Interlining yang dapat melebur adalah jenis kain bantu khusus dengan "lem" di bagian belakang. Ini adalah bahan yang sangat umum dalam pembuatan garmen modern, membuat produksi pakaian menjadi lebih sederhana dan efisien.
Berikut penjelasan detailnya:
○ Apa yang Dapat Dilebur Interlining ?
Anda dapat menganggapnya sebagai **"stiker kain"**. Bagian depan terbuat dari kain tenun atau non-woven biasa, sedangkan bagian belakang dilapisi partikel lem kecil. Lem ini kering dan tidak lengket pada suhu ruangan, namun meleleh jika dipanaskan.
○ Fitur Utamanya:
Ikatan Instan: Ini adalah fitur terbesarnya. Anda cukup meletakkannya di bagian belakang kain utama dan menyetrikanya dengan setrika atau heat press. Panasnya melelehkan titik-titik lem di bagian belakang, menyebabkan lapisan interlining dan kain garmen saling menempel erat.
Memberikan Dukungan: Kain yang diikat menjadi lebih terstruktur. Misalnya, alasan mengapa kerah kemeja berdiri atau mengapa bagian depan jas terlihat begitu mulus biasanya karena lapisan interlining yang mendukung ditambahkan di dalamnya.
Mencegah Distorsi Kain: Beberapa kain lembut atau mudah rusak. Menambahkan "garis bawah" ini membuat kain lebih stabil, mencegahnya bergeser selama pemotongan dan penjahitan, dan mencegah deformasi setelah dipakai dalam waktu lama.
Penebalan Tak Terlihat: Tersembunyi di dalam pakaian dan sama sekali tidak terlihat dari luar, namun secara halus meningkatkan ketebalan dan nuansa kain, membuat kain murah terasa lebih mewah.
○ Tipe Umum:
Jenis Tenun: Seperti kain biasa, kain ini memiliki benang lusi dan benang pakan, memberikan kekuatan tinggi, dan sering digunakan dalam jas atau mantel kelas atas.
Jenis Rajutan: Memiliki tingkat elastisitas tertentu, cocok digunakan pada pakaian yang juga memiliki elastisitas (seperti pakaian olahraga), tanpa membatasi pergerakan tubuh.
Jenis Non-anyaman: Mirip dengan kertas, tidak memiliki sifat terarah, relatif murah, dan sering digunakan untuk proyek DIY atau penguatan lokal sederhana.
















